Artikel : Pengaruh Jenis Air Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau ( Vigna radiate )

PENGARUH  JENIS AIR  TERHADAP PERTUMBUHAN

TANAMAN KACANG HIJAU ( Vigna radiate )

 

Proposal Penelitian

 

 

 

Rosy Y       2011113001

Hevy Pravita S    20111113017

Watik P      20111113006

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Muhammadiyah Surabaya

2013

 

 

  Latar Belakang Masalah

Kacang hijau termasuk jenis tanaman yang relatif mudah termasuk tanaman yang relatif mudah untuk ditanam karena tidak tergantung pada iklim tertentu. Dengan memperhatikan kecukupan faktor-faktor eksternal seperti air dan mineral, kelembaban, suhu serta cahaya, kacang hijau dapat tumbuh dengan baik.

Pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah air. Air mutlak diperlukan tumbuhan, karena di dalam hidupnya tak mungkin tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang tanpa memerlukan air.

Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada kacang hijau adalah air. Pemberian jenis air yang berbeda akan menghasilkan pertumbuhan yang berbeda pula. Berdasarkan hal tersebut kelompok kami pun tertarik untuk meneliti jenis air yang paling baik untuk pertumbuhan tanaman kacang hijau.

. Dalam penelitian ini kami menggunakan air ledeng (PAM), air kelapa dan air beras untuk menyiramnya. Dalam air ledeng terdapat kandungan bakteri yang sifatnya masih membahayakan bagi manusia oleh sebab itu kami ingin tahu apakah air ledeng dapat membantu pertumbuhan tanaman.

Air kelapa kaya akan potasium (kalium) hingga 17 %. Selain kaya mineral, air kelapa juga mengandung gula antara 1,7 sampai 2,6 % dan protein 0,07 hingga 0,55 %. Mineral lainnya antara lain natrium (Na), kalsium (Ca), magnesium (Mg), ferum (Fe), cuprum (Cu), fosfor (P) dan sulfur (S). Disamping kaya mineral, air kelapa juga mengandung berbagai macam vitamin seperti asam sitrat, asam nikotinat, asam pantotenal, asam folat, niacin, riboflavin, dan thiamin. Terdapat pula 2 hormon alami yaitu auksin dan sitokinin sebagai pendukung pembelahan sel embrio kelapa. Sedangkan air cucian beras, memiliki kandungan nutrisi yang melimpah. Diantaranya karbohidrat yang berupa pati sebesar 85-90 persen, protein glutein, selulosa, hemiselulosa, gula, dan vitamin yang tinggi.

Dari beberapa kandungan jenis-jenis diatas menjadi acuan penelitian dengan judul : PENGARUH JENIS AIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG HIJAU.

Rumusan Masalah

1. Berdasarkan dari latar belakang yang telah dikemukakan maka perumusan masalah sebagai berikut:

2. Adakah perbedaan pertumbuhan tanaman kacang hijau yang diberi air ledeng, air kelapa dan air cucian beras?

Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini Untuk membuktikan adanya perbedaan pertumbuhan pada kacang hijau yang diberi jenis-jenis air yang berbeda.

Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat, antara lain:

1. Bagi Institusi

Memberikan masukan atau saran dalam upaya mengembangkan penelitian biologi murni.

2. Bagi Masyarakat

a. Menambah wawasan untuk menggunakan berbagai jenis media tanam untuk pertumbuhan tanaman kacang hijau.

b. Memberi solusi terhadap kendala bercocok tanam terutama kacang hijau.

c. Memberikan informasi  kepada masyarakat bahwa jenis air mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s